Self-Diagnose dan Dampak Burnum Effect pada Gen z di Era Digital

Authors

  • Nirina Khoirun Naja Musyafa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia Author
  • Fitria Nur Aini Dzumirroh Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia Author
  • Nabila Mairantika Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia Author
  • Aulia Reiha Nisa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/nexus.v2i1.311

Keywords:

burnum effect, self-diagnose, Gen Z

Abstract

Gen z merupakan kelompok masyarakat yang aktif dalam mengakses informasi dan mengonsumsi berbagai konten digital, termasuk informasi psikologi yang ada di berbagai platform media sosial. Akan tetapi, paparan konten tersebut sering kali memicu munculnya kecenderungan pada individu untuk mengaitkan pengalaman pribadinya dengan deskripsi yang mereka temukan di media sosial. Akibatnya, tidak sedikit individu atau Gen z yang kemudian melakukan self-diagnose, yaitu upaya mendiagnosis kondisi psikologis dirinya sendiri berdasarkan informasi yang tersedia yang berkaitan dengan gejala yang dirasakan tanpa melalui proses asesmen profesional. Salah satu faktor psikologis yang dapat menjelaskan kecenderungan tersebut adalah Burnum effect. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan bagaimana Burnum effect berkaitan erat dengan perilaku self-diagnose pada Gen z, yaitu bagaimana kecenderungan individu mempercayai deskripsi kepribadian yang bersifat umum dapat mendorong mereka untuk mendiagnosis kondisi psikologisnya sendiri tanpa bantuan profesional. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi literatur. Hasil dan pembahasan studi literatur mengenai burnum effect yang menjadi faktor utama dalam perilaku Self-Diagnose, ditemukan bahwa burnum effect berkaitan erat dengan perilaku Self-Diagnose karena burnum effect merupakan kondisi psikologis dimana individu memiliki kecenderungan mempercayai sebuah deskripsi terkait kepribadian yang bersifat umum namun seolah olah menggambarkan dirinya secara khusus. Kesimpulannya artikel ini menegaskan bahwa Burnum effect dan kemudahan akses informasi di media sosial merupakan kombinasi yang mendorong Gen z untuk melakukan Self-Diagnose, yang pada akhirnya berpotensi membahayakan kesehatan mental mereka jika tidak disertai dengan literasi digital yang memadai.

Author Biographies

  • Nirina Khoirun Naja Musyafa, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia

    Penulis bernama Nirina Khoirun Naja Musyafa lahir di Surakarta 28 November 2003 adalah mahasiswi Bimbingan dan Konseling Islam di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.

  • Fitria Nur Aini Dzumirroh, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia

    Penulis bernama Fitria Nur Aini Dzumirroh lahir di Klaten 21 November 2004 adalah mahasiswi Bimbingan dan Konseling Islam di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.

  • Nabila Mairantika, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia

    Penulis bernama Nabila Mairantika lahir di Surakarta 8 Mei 2005 adalah mahasiswi Bimbingan dan Konseling Islam di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

  • Aulia Reiha Nisa, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Central Java, Indonesia

    Penulis bernama Aulia Reiha Nisa lahir di Sukoharjo 9 Agustus 2005 adalah mahasiswi Bimbingan dan Konseling Islam di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

References

Afdhal, A. W., Lukman, & Ridfah, A. (2024). Tes Kepribadian Online Membentuk Kepribadianku, Benarkah?: Burnum effect Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 3(6), 771–782.

Affandi, A. A., & Dewi, S. K. (2024). Risiko Penurunan Kondisi Kesehatan Mental pada Remaja Pengguna Media Sosial yang Melakukan Self-diagnose. Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma, 5(1), 51–60. https://doi.org/https://doi.org/10.24071/suksma.v5i1.7687

Amarullah, A., Setyawati, H., Seran, I. C., & Fevi Aristia, B. (2025). STOP SELF-DIAGNOSIS, MULAI KONSULTASI: MEMBANGUN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 96–100. https://ojs.unkriswina.ac.id/

Amrah, N., Murdiana, S., & Ismail, I. (2024). Gambaran Self-diagnose Mental Disorder pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial. Jurnal Ilmiah Psikomuda Connectedness, 4(1), 35–47. https://e-journal.unimudasorong.ac.id/index.php/jipmc/article/view/1297

Anggreiny, R., & Maryana. (2026). EXPLORASI PERILAKU SELF-DIAGNOSE PADA MAHASISWA PSIKOLOGI. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi Universitas Batam, 8(2), 116–126. https://doi.org/https://doi.org/10.37776/jizp.v8i2.2166

Dewi, L., & Saputra, W. (2025). Analisis Hubungan Literasi Kesehatan Digital Terhadap Perilaku Self-Diagnosis pada Gen z . Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains , 2(8), 1094–1101. https://doi.org/https://doi.org/10.60145/jdss.v2i8.220

Faradiba, A. T., Kyistyanti, N. M. R., Maulidina, F., & Indriani, R. (2021). Burnum effect pada Kepribadian Lima Faktor. Mind Set Edisi Khusus TIN, 1(1), 96–104. https://doi.org/https://doi.org/10.35814/mindset.v1i01.2587

Febriana, E., & Amalia, U. (2024). Dampak Konten Bertema Psikologi Dalam Media Sosial TikTok Terhadap Fenomena Self-diagnose Pada Gen z. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(4), 239–250. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i4.4063

Gonthier, C., & Thomassin, N. (2025). Getting Students Interested in Psychological Measurement by Experiencing the Burnum effect. Teaching of Psychology, 52(2), 183–192. https://doi.org/10.1177/00986283241240454

Normansyah, Mulyana, D., & Mirawati, I. (2024). MENGUNGKAP TREN SELF-DIAGNOSIS GEN Z: MOTIF PENGGUNAAN KALKULATOR KESEHATAN MENTAL DI MEDIA SOSIAL. Jurnal Praksis Dan Dedikasi (JPDS) Oktober, 7(2), 196–205. https://doi.org/10.17977/um022v7i2p196-205

Palondongan, W. J. (2026). Gambaran Perilaku Self Diagnosis dan Tingkat Literasi Kesehatan Masyarakat Usia 18-44Tahun di Wilayah Tataaran 1. Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 4(1), 65–73. https://doi.org/https://doi.org/10.62027/praba.v4i1.669

Putri, M. C., Aristi, D., Alkaff, N. R., Desita, K. U., & Meilani, H. (2025). Literasi Kesehatan Mental dan Perilaku Diagnosis Diri pada Mahasiswa. Perilaku Dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 6(2), 64–72. https://doi.org/10.47034/ppk.v6i2.1090

Ramadhani, N. D., & Hatta, I. M. (2025). Pengaruh Literasi Kesehatan Mental terhadap Perilaku Self-Diagnosis Mahasiswa Universitas Islam Bandung. Bandung Conference Series: Psychology Science, 5(2), 951–960. https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.18687

Riendani, C. R., S, I. R. A., Abhinaya, A., Abdillah, A. R., & Mufadhol, B. D. (2025). Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Selektivitas Konsumsi Berita Politik pada Gen z di Indonesia. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 2(3), 224–228. https://pchukumsosial.org/index.php/pchs

Rizkiani, M. A., Masyani, S. I., & Purbasari, S. (2022). PERANCANGAN MOTION GRAPHIC MENGENAI SELF-DIAGNOSE KESEHATAN MENTAL OLEH KOMUNITAS PETUALANGAN MENUJU SESUATU UNTUK REMAJA DI KOTA BANDUNG. In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism), 21(1), 163–173. https://doi.org/https://doi.org/10.37278/insearch.v21i1.908

Shi, R., & Petrakaki, D. (2026). User-AI intimacy in digital health. Social Science and Medicine, 389. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2025.118853

Sundari, U. Y., Panudju, A. A. T., Nugraha, A. W., Purba, F., Erlina, Y., Nurbaiti, N., Kalalinggi, S. Y., Afifah, A., Suheria, Elsandika, G., Setiawan, R. Y., Alfiyani, L., & Pereiz, Z. (2024). Metodologi Penelitian (Suhardi, Ed.; 1st ed.). CV. Gita Lentera. https://gitalentera.com

Wicaksana, G. S., Indiana, N. M., & Putra, I. P. G. B. M. (2026). Media Sosial Dan Self Diagnotic Remaja. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 2026. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3600

Widiastuti, I., Miranda, ;, Putri, D., Dwi, ;, Universitas, S., & Jaya, P. (2023). Pengaruh Kepercayaan Zodiak Pada Spiritualitas Anak Muda. 1(2), 1–25. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Widiastuti, I., Putri Miranda Dwiyanti, & Safitry, D. (2023). Pengaruh Kepercayaan Zodiak Pada Spiritualitas Anak Muda. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(2), 1–25. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx

Wijaya, R., Ramdan, A. R., Asariningrum, D., Syantifa, R. A., & Sarathan, I. (2024). Fenomena Self-diagnose terhadap Konten Kesehatan Mental di Media Sosial Tiktok: Analisis Wacana Multimodal terhadap Asumsi Masyarakat di Kolom Komentar. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 8(2), 125–134. https://doi.org/10.30595/jssh.v8i2.23784

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Self-Diagnose dan Dampak Burnum Effect pada Gen z di Era Digital. (2026). Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights, 2(1), 71-81. https://doi.org/10.69836/nexus.v2i1.311