Integrasi Ilmu dalam Konsep Berpikir Menurut Perspektif Al-Qur'an: Implementasi dan Akal Sebagai Landasan Berpikir
DOI:
https://doi.org/10.69836/noor.v2i1.332Keywords:
integrasi ilmu; konsep berpikir; filosofis pendidikanAbstract
Integrasi keilmuan Islam merupakan konsep fundamental untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan pada era kontemporer. Perkembangan sains dan teknologi yang semakin maju mampu menghubungkan dua ilmu yang berbeda, yakni ilmu agama dan ilmu umum yang saling melengkapi dan tidak bertentangan satu sama lain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengertian, unsur-unsur, manfaat integrasi ilmu dalam konsep berpikir menurut perspektif Islam, konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian integrasi ilmu, menganalisis unsur-unsur yang membentuknya, menelaah manfaat integrasi ilmu, memganalisis konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan memahami kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber yang kredibel dan relevan terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang ilmu agama dan ilmu umum sebagai satu kesatuan utuh yang saling berkaitan dan berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Globalisasi abad ke-21 mengalami perubahan signifikan dari segi sosial, budaya, dan teknologi, sehingga sektor pendidikan harus beradaptasi. Pendidikan tidak hanya bertujuan sebagai wadah ilmu melainkan menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, dan pola pikir seseorang agar dapat bersaing dalam lingkup global. Teknologi yang semakin berkembang berdampak pada pembentukan pola pikir masyarakat. Konsep unity of knowledge juga menekankan bahwa seluruh cabang ilmu berasal dari sumber yang sama tanpa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Integrasi ilmu juga dibangun melalui dua unsur utama, yaitu landasan filosofis yang berperan dalam pembentukan pola pikir dan strategi implementasi yang berperan dalam pembentukan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan integrasi ilmu memberikan dampak positif untuk pemecahan masalah, memperkuat nilai moral dan etika, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk keseimbangan antara spiritual dan intelektual setiap individu.
References
Abdullah, A. (2022). Integrasi agama dan sains dalam perspektif pendidikan Islam. PILAR: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 13(1), 121–134. https://doi.org/10.26618/r31xkx35
Afriandi, A., Surianti, L., Haris, C. D. U., Dewi, D. A., Lestari, S., Irda, & Hasbi. (2024). Integrasi ilmu: Tantangan kompleks dalam masyarakat modern. TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi. https://share.google/9OZHVoeV3JQKrSg79
Annisa, D., & Rossidy, I. (2025). Integrasi ilmu dalam Islam: Solusi terhadap problematika pendidikan Islam di era kontemporer. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 26623–26633. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.31114
Badwi, A. (2016). Konsep berpikir dalam Al-Qur’an. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 50–62. https://doi.org/10.59638/ash.v2i1.48
Daulay, A. R., & Salminawati. (2022). Integrasi ilmu agama dan sains terhadap pendidikan Islam di era modern. JOSR: Journal of Social Research, 1(3), 717–724. https://doi.org/10.55324/josr.v1i3.75
Hajita, M. (2024). Paradigma integrasi agama dan sains dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(2), 265–289. https://doi.org/10.52166/talim.v7i2.6614
Hidayat, T., Abdussalam, A., & Fahrudin. (2016). Konsep berpikir (al-fikr) dalam Alquran dan implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah (Studi tematik tentang ayat-ayat yang mengandung term al-fikr). TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.17509/t.v3i1.3455
Huda, K., & Huda, M. N. (2024). Harmonisasi agama dan kemajuan: Manfaat integrasi keilmuan Islam dalam era kontemporer. JIE: Journal of Islamic Education, 10(1). https://doi.org/10.18860/jie.v10i1.26708
Ihsan, T. M., Ikbal, M., & Sari, H. P. (2025). Integrasi kurikulum pendidikan agama Islam: Menjawab tantangan global dengan landasan filosofis. QAYID: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 104–111. https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.436
Khairin Nisa, U., Hasan, H., & Zulkarnaen. (2024). Konsep integrasi ilmu dalam pandangan Islam. AHSAN: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan. https://jurnal.pustari.com/index.php/ahsan/article/view/25
Khusna, K. N., Amalia, N., & Ikhsan, T. D. (2026). Integrasi ilmu dan agama dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal Sains Student Research (JSSR), 4(1), 1–15. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i1.7854
Mu’izzuddin, M. (2016). Berpikir menurut Al-Qur’an. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 72–84. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/studiadidaktika
Qolbiyah, A., Amril, M., & Zulhendri. (2023). Konsep integrasi agama dan sains: Makna dan sasarannya. Jurnal Basicedu, 7(3), 1924–1934. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5711
Rizki, A. A., & Wati, S. (2024). Integrasi ilmu pengetahuan umum dan agama dalam pendidikan Islam modern: Tantangan dan peluang. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(1), 254–259. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i1.896
Rohmadi, S. H. (2018). Pengembangan berpikir kritis (critical thinking) dalam Alquran: Perspektif psikologi pendidikan. Jurnal Psikologi Islam, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.47399/jpi.v5i1.56
Sarbaini, A., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2022). Integrasi “ilmu dan agama” sebagai islamisasi ilmu pengetahuan. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 7(1). https://doi.org/10.32332/riayah.v7i01.5067
Sembiring, I. M. (2021). Model-model berpikir sistem dalam pendidikan Islam: Studi analisis ayat-ayat Al-Qur’an. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 18(1). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v18i1.1770
Solikhin, H. N., Sihono, R. F., & Ratnasari, D. (2025). Epistemologi Qur’ani dalam integrasi akal dan wahyu: Rekonstruksi fungsi ilmu pengetahuan dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2). https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/43332
Yenida, E., Alpizar, & Bakar, A. (2025). Proses terbentuknya integrasi PAI dan sains. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 221–232. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/29397
Yusuf, M. (2023). Integrasi ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam: Menjembatani kesenjangan antara sains dan agama. SALIMIYA: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 4(2), 119–133. https://doi.org/10.58401/salimiya.v4i2.997
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fhadila Damayanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
